Peneliti membahas pemakaian alat kohesi gramatikal yang meliputi pengacuan, elipsis, penyulihan, dan konjungsi relatif.
Penelitian ini memerikan pemakaian nomina secara morfologis dan sintaktis pada buku pelajaran SLTPSecara morfologis, membahas bentuk dan pebentukan nomina, sedangkan secara sintaktis membahas keberadaan nomina pada tataran frasa, klausa, dan kalimat.
Peneliti mendeskripsikan pemakaian bahasa Melayu Kapuas Hulu dalam lingkungan pemerintah, keluarga, dan kelompok masyarakat lainnya, pemakaian bahasa Melayu Kapuas Hulu sebagai pendukung kebudayaan Melayu Kapuas Hulu seperti dalam seni sastra, seni suara, dan seni tari, serta sikap dan usaha masyarakat Melayu Kapuas hulu terhadap bahasa Melayu Kapuas Hulu sebagai bahasa ibunya.
Berisi gambaran pemakaian kata tugas dalam teks buku pelajaran SLTP dengan melihat bagaimana pemakaian kata tugas dalam teks tersebut yang meliputi deskripsi dan frekuensi pemakaiannya, kadar kebakuan pemakaian kata tugas, dan ketepatan pemakaian kata tugas.
Buku ini merupakan hasil penelitian kesinoniman dalam bahasa Indonesia, yang meliputi kesinoniman nomuna, verba, dan adjektiva.
Buku ini membahas mengenai sistem pemerlengkapan dalam bahasa Jawa, khususnya pemerlengkapan berupa klausa untuk mengetahui: (1) ciri verba yang memerlukan klausa pemerlengkapan: (2) bentuk klauasa pemerlengkapan; dan (3) perbedaan pemakaian setiap penanda (konjungsi dalam klauasa pemerlengkapan.
Buku ini berisi penyampaian informasi tentang pertumbuhan dan perkembangan ejaan bahasa Indonesia sejak diresmikannya ejaan Van Ophuijsen (1901) hingga berlakunya serta dimasyarakatkannya ejaan bahasa Indonesia yang disempurnakan (1972/1975).